Ingin Kaya Dari Property Tanpa Modal
|

Sahabat saya yang berhak bagi sebesar-besarnya rezeki,
Marilah kita mulai dengan menerima formula yang ketetapannya sudah dibuktikan sejak lahirnya kemanusiaan, bahwa:
Rezeki kita kecil, jika kita bernilai kecil bagi orang lain.
Rezeki kita besar, jika kita bernilai besar bagi orang lain.
Dan satu lagi,
Rezeki itu bukan hanya uang.
Rezeki itu meliputi semua rahmat Tuhan bagi kita, yang bisa berupa kesehatan, kedamaian, ilmu, keluarga yang sejahtera dan berbahagia, nama baik, dan pengaruh yang besar untuk memajukan kebaikan dan mencegah terjadinya keburukan.
Dan yang tertinggi nilainya dari semua rezeki adalah IMAN kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Apakah ada yang lebih indah daripada hidup dalam keimanan, berpamitan dari kehidupan dunia dalam keimanan, dan memasuki surga dalam keimanan?
Maha Besar Tuhan, dengan semua kekuasaan dan kasih sayang-Nya.
Maka,
Marilah kita membesarkan nilai kita bagi orang lain, dan mengikhlaskan penghitungan imbalannya kepada Tuhan.
Janganlah seperti dia yang malas, penunda, dan peragu, tetapi yang galak menyalahkan orang lain yang tidak memuliakan kehidupannya.
Orang yang malu untuk mengajukan dirinya yang bernilai – dan menghindari bekerja bagi keuntungan banyak orang, harus berani menjadi orang yang tidak dibutuhkan.
Orang yang tidak dibutuhkan, tidak akan dinilai.
Karena,
Tingginya kebutuhan orang lain atas peran kita, menentukan tingginya penghargaan atas kehadiran kita.
Janganlah juga seperti dia yang malas untuk menjadikan dirinya pandai,
menunda pekerjaan bagi kebaikan orang lain,
dan meragukan kemungkinan berhasil dari rencana-rencananya sendiri;
tetapi marah dalam doa-doanya yang menuduh Tuhan berlaku tidak adil.
Tuhan Maha Adil.
Continue reading Tuhan Telah Menetapkan Rezeki Kita, Bukan Pada Jumlahnya Tetapi Pada Syaratnya
Salam sukses selalu
Tulisan seperti ini mungkin sering kita baca/jumpai dibanyak buku-buku motivasi yang dijual belakangan ini.
Disini saya sedikit mau merangkum, dan memang inilah menurut saya dasar menuju kesuksesan
Banyak kejadian-kejadian disekitar kita yang dirasa tidak masuk akal dan kita anggap suatu keajaiban. Hal inilah yang diteliti oleh banyak ilmuwan, bahwa sebetulnya apakah yang bisa menyebabkan suatu keajaiban tersebut.
Ternyata setelah diteliti sekian lama terkuaklah suatu jawaban ,bahwa segala sesuatu di dunia ini telah diatur oleh sang pencipta sedemikian rupa, dalam bentuk suatu hukum alam atau hukum yang pasti. Dan hukum ini layaknya hukum gravitasi, dimana suatu benda di bumi pasti jatuh dari tempat yang tinggi ketempat yang rendah.begitu juga dengan hukum ini, yang diberi nama Hukum tarik menarik (law of attraction), disebutkan bahwa “Sesuatu akan menarik pada dirinya segala hal yang satu sifat dengan nya” secara kasarnya diartikan “Seseorang akan menarik terhadap setiap sesuatu yang dipikirkannya , terlebih orang itu suka atau tidak”
Ini menjelaskan ketika kita memulai hari dengan perasaan/pikiran “nggak enak” maka hari itu seperti dipenuhi oleh kejadian-kejadian yang tidak mengenakkkan.
Atau yang lebih sering lagi kita alami sewaktu kita sedang memikirkan seseorang, tanpa dinyana orang tersebut muncul seperti mengerti apa yang kita pikirkan, entah tiba-tiba menelpon,SMS, atau datang di hadapan kita.dan kita biasa menyebutnya “panjang umur baru saja dibicarakan/dipikirkan.
Ini juga menjelaskan mengapa orang yang selalu merasa sial (sering mengumpat) justru sering mengalami kesialan, sementara orang yang selalu merasa beruntung dan bersyukur akan sering mengalami keberuntungan. Oleh karena hukum tarik menarik ini juga berlaku bagi pikiran dan perasaan anda, bahkan dengan kapasitas yang sebenarnya justru lebih dahsyat, dapat dikatakan bahwa anda sebenarnya ikut menciptakan kenyataan hidup anda sendiri, apapun kenyataan yang terjadi.
Segala sesuatu yang kita alami sesungguhnya kita tarik masuk kedalan hidup kita melalui pikiran-pikiran kita.
Continue reading Sukses itu ilmu pasti kok… jadi kenapa kita tidak memanfaatkannya?
Duh kasihan banget sih nasib ibu prita ini. Saya kira dulu kasusnya sudah selesai eh ternyata cuma di tunda saja malah kok ada denda 204 juta? tiap hari nonton tv pasti topik utamanya seputaran anggodo, century , dan prita. Soalan kasus cicak vs buaya kemarin memang saya nggak mau ikut-ikutan nulis di blog ini karena sangat rumit keadaannya jadi saya takut salah menulis. Kalau untuk kasus prita ini boleh deh saya menulis sedikit unek-unek sekalian membela kebebasan berekspresi.

Ini ada bukti email yang ditulis atas nama prita mulyasari, saya dapatkan dari sumber
Continue reading Kasus Prita VS RS OMNI International.
Jika Anda pernah bermimpi untuk lebih mengembangkan usahanya (Toko / UKM / Industri Kecil / Home Industry) dengan memperkenalkan dan memasarkan produk Anda hingga ke seluruh Indonesia bahkan dunia, dengan kemajuan teknologi internet serta pertumbuhan pemakaian internet yang pesat, kini adalah saat yang tepat untuk mewujudkan impian Anda. Seberapa sukseskah sebuah aktivitas toko online bisa bisa diraih? Ikuti bahasan berikut.
Topik Pembahasan
1. Latar belakang dan penjelasan kenapa penjualan via internet lebih efektif dan efisien untuk penjual dan pembeli
2. Kebutuhan awal dan jenis usaha
3. Membuat toko online yang dapat dipercaya oleh calon pembeli
4. Promosi, transaksi via internet, pengiriman, pengamanan, customer handling, akuntansi.
5. Kiat, simpulan dan diskusi
Continue reading Cara Sukses Jualan dengan Menggunakan Internet
Sukses tidak ada hubungan dengan menjadi kaya raya, Sukses itu tidak serumit/serahasia seperti kata kiyosaki/tung desem waringin/the secret, Sukses itu tidak perlu dikejar, SUKSES adalah ANDA! Karena kesuksesan terbesar ADA pada DIRI ANDA SENDIRI…
Bagaimana Anda tercipta dari pertarungan jutaan sperma untuk membuahi 1 ovum, itu adalah sukses pertama Anda!
Bagaimana Anda bisa lahir dengan anggota tubuh sempurna tanpa cacat, itulah kesuksesan Anda kedua…
Ketika Anda ke sekolah bahkan bisa menikmati studi S1, di saat tiap menit ada 10 siswa drop out karena tidak mampu bayar SPP, itulahsukses Anda ketiga….
Ketika Anda bisa bekerja di perusahaan bilangan segitiga emas, di saat 46 juta orang menjadi pengangguran, itulah kesuksesan Anda keempat….
Ketika Anda masih bisa makan tiga kali sehari, di saat ada 3 juta orang mati kelaparan setiap bulannya, itulah kesuksesan Anda yang kelima…
Sukses terjadi setiap hari, namun Anda tidak pernah menyadarinya…
Continue reading Arti Sebuah Kesuksesan
“Cara jualan kamu kuno !” Demikian kata seorang pengusaha senior kepada saya ketika kami sedang berbuka puasa bersama, bulan Ramadan lalu. Saya tergagap. Wah, baru kali ini ada yang mengatakan demikian tentang model bisnis saya. Tapi berhubung beliau jauh … jauh … jauh … lebih berpengalaman dibanding saya, dengan usaha yang skala nya ratusan kali lipat usaha saya, saya tidak punya pilihan lain selain mendengar kritikan beliau. Saya menahan nafas menunggu kalimat beliau berikutnya.
Beliau menambahkan, “Kalau kamu bisnis IT, nyuruh pelanggan beli produk, itu bisnis jaman dulu”. Saya mulai paham. Karena beberapa pelanggan saya ada yang memang menggunakan pola pembayaran bulanan atau sewa. Tidak mau kalah saya langsung berkomentar: “Kalau sewa atau bayar biaya bulanan bagaimana Pak?” Beliau menjawab: “Itu lebih baik. Tapi itu sekarang juga sudah kuno!” Nah ini bikin saya kaget lagi. “Yang gak kuno gimana dong Pak?”, saya makin penasaran. “Yang gak kuno itu kalau pelanggan gak usah bayar !.” Nyaris saya lompat dari kursi. Gratis? Musti bayar gaji karyawan dari mana? Beliau hanya tertawa-tawa, membuat saya makin penasaran.
Seolah “Law of Attraction” bekerja keras untuk saya. Dua minggu kemudian tanpa sengaja saya nemu buku baru karya salah satu penulis favorit saya Chris Anderson, judulnya: “Free: The future of radical price”. Ya, pengusaha senior tadi ternyata benar! Masa depan ternyata ada pada harga nol, alias gratis. Pelanggan gak usah bayar.
Continue reading Gratiskan Jualan Anda !
Sejak muda sudah keranjingan komputer. Ketika di Harvard sempat jadi pemberontak dengan membuka website data mahasiswa, ia pun diperkarakan. Lalu Facebook yang dibuatnya menggoncangkan dunia dan membawanya menjadi anak muda terkaya di dunia.
Namanya Mark Elliot Zuckerberg, dilahirkan di Dobb Ferry, Westchester County, New York, 14 Mei 1984. Sekolah menengah di Ardsley High School, Ardsley, New York (1998-2000) dan Phillips Exeter Academy, Exeter, New Hamshire (2000-2002). Pendidikan universitas di bidang psikologi, Harvard University (drop-out). Perusahaan yang dimiliki, Facebook Inc. Kekayaan US$ 1,5 miliar (sekitar Rp 13,5 triliun), ranking ke-785 orang terkaya dunia versi Majalah Forbes 2008.
Adakah yang tidak mengejutkan dari data tersebut? Zuckerberg baru akan genap berusia 24 tahun pada Mei ini. Ia tak menyelesaikan kuliah di Harvard University tetapi berhasil membangun Facebook yang membuatnya mengumpulkan kekayaan sampai Rp 13,5 triliun. Siapapun akan menyebutnya luar biasa. “Dia adalah billionaire termuda di dunia saat ini, dan kami yakin ia adalah billionaire termuda sepanjang sejarah yang mengumpulkan sendiri kekayaannya,” ujar Matthew Miller, associate editor Majalah Forbes.
Sebelum ini Forbes pernah memasukkan anak belia di deretan orang terkaya dunia namun mereka mendapatkannya dari warisan orangtuanya yang meninggal. Sedangkan Zuckerberg mendapatkannya dari hasil kerjanya. Lalu majalah ini menobatkan Zuckerberg sebagai “The Youngest `Self-made’ Billionaire on the Planet” tahun ini.
Continue reading Kisah Sukses Sang Pendiri FACEBOOK
Banyak orang yang terkena perampingan, diberhentikan, atau dipecat. Dan karena keadaan ekonomi, mendapatkan pekerjaan baru bukanlah hal yang mudah. Menciptakan pekerjaan anda sendiri dengan mulai membuka usaha memang menarik ketika anda tidak mendapatkan pekerjaan - atau tidak betah dengan pekerjaan yang ada sekarang.
Tapi “Bagaimana memulai wirausaha?” bukanlah pertanyaan pertama yang harus anda ajukan jika anda dalam situasi ini; pertanyaan pertama yang seharusnya ditanyakan adalah “Haruskan saya berwirausaha?” Sebelum anda mulai memikirkan jenis bisnis yang akan anda kerjakan, anda harus melakukan beberapa pemikiran tentang diri anda.
Tidak semua orang bisa memulai usaha.
Menjadi wirausahawan sangat berbeda dengan karyawan.
Dan beberapa orang merasa tidak mungkin menyesuaikan perbedaan-perbedaan tersebut.
Mari kita lihat jika anda memiliki mindset pengusaha yang diperlukan.
1. Anda harus fleksibel jika berwirausaha.
Jika anda mulai berbisnis, anda tidak lagi memiliki “sebuah” pekerjaan dengan kewajiban dan tanggung jawab yang telah jelas. Secara tiba-tiba anda memiliki tugas ganda, yang sering terganggu dengan adanya krisis yang tidak terduga (khususnya dalam fase awal). Hari-hari karyawan biasanya diisi dengan aktivitas yang dapat diprediksi; sedangkan pengusaha tidak.
Dan ketika anda memulai usaha, tidak ada orang yang didelegasikan. Sebagai karyawan, anda terbiasa melimpahkan masalah ke bagian diatas anda atau tidak terlibat dalam pengambilan keputusan. Sebagai seorang pemilik usaha, anda adalah orang yang akan berhadapan dengan krisis apapun dan memecahkan masalah. Anda adalah orang yang harus membuat keputusan.
Continue reading 6 Hal Yang Diperlukan Untuk Melangkah dari Karyawan Menjadi Pengusaha
Menjadi pertanyaan, mungkinkah memulai bisnis tanpa modal? Mungkin saja! Anda hanya perlu rahasianya. Sudah banyak orang sukses berbisnis tanpa modal berupa cash money yang besar. Sebut saja Purdi E. Chandra dengan jaringan Primagamanya. Purdi hanya mengandalkan kemampuan melobinya, sekaligus kecerdikan untuk memulai usaha. Anda pun bisa melakukannya!
Rahasia #1: Lakukan bisnis jasa
Saat mencari ide usaha, Anda dapat memilih: menjual barang atau jasa. Menjual barang memerlukan banyak modal. Anda perlu membeli barang lebih dulu dan kemudian dijual kembali. Contohnya pada bisnis ritel, membuat toko kelontong, grosiran sembako. Atau memproduksi barang dulu baru lalu menjualnya, seperti usaha roti, konveksi garmen. Belum lagi kalau barang tidak laku. Berapa modal yang tak kembali? Berbeda dengan bisnis jasa. Anda benar-benar bisa memulai dari modal dengkul. Bisnis ini tidak membuat Anda mengeluarkan banyak biaya! Contohnya Purdi, dengan memulai bisnis bimbingan belajar. Bermula dari 2 siswa dan menempati salah satu ruang rumah kontrakannya, siapa mengira kalau bisnis ini bisa berkembang menggurita.
Rahasia #2: Hemat Biaya
Anda tidak ingin menghabiskan banyak uang, bukan? Karena itu, jaga agar pengeluaran Anda sedikit. Cara terbaik untuk menjaga overhead tetap rendah adalah memulai bisnis dari rumah. Anda bisa menghemat biaya untuk sewa kantor, membayar resepsionis, membayar pajak, izin usaha, dan lain-lain. Jangan berasumsi kalau bisnis rumahan hanya kacangan. Banyak bisnis raksasa dimulai dari rumah: Amazon.com, Microsoft, Xeroc, The Body Shop, Martha Tilaar.
Rahasia #3: Jangan masukkan semua telur dalam satu keranjang
Anda mungkin sudah bekerja sebagai karyawan, saat memutuskan untuk berwirausaha. Mundur dari pekerjaan saat mengawali usaha dari nol mungkin kurang bijaksana. Anda kehilangan sumber penghasilan, sementara usaha Anda belum memberikan hasil yang nyata. Karena itu, pertahankan pekerjaan sembari Anda memulai usaha, Mulailah bisnis paruh waktu. Bila kemudian usaha Anda tampak berkembang, Anda boleh melepaskan pekerjaan sebagai karyawan.
Rahasia #4: Lihat kebutuhan pasar
Ini adalah aturan utama bisnis. Anda harus menawarkan jasa yang dibutuhkan oleh banyak orang dan mereka bersedia membayarnya. Membuat usaha jasa memotong rumput dan pohon, bagus, tetapi jika Anda berada di tengah kota di mana banyak rumah tanpa halaman, siapa yang akan memakai jasa Anda? Karena itu, lakukan riset pasar. Saat ini ada banyak usaha jasa yang bisa dilakukan. Anda suka menulis? Buka jasa penulisan entah biografi, web content, ghostwriter, company profile, dan sebagainya. Suka menggambar dan desain? Bikin jasa desain iklan, website, cover buku, atau ilustrator. Bahkan suka omong pun bisa dijadikan ladang usaha. Jadi presenter, misalnya. Yang jelas, pastikan ada konsumen yang membutuhkan jasa Anda.
Anda telah mengetahui rahasianya. Jika Anda melakukannya, peluang sukses Anda akan jauh lebih besar. Selamat berusaha!
Oleh: Dessy Danarti
Penulis buku “Dari Hobi menjadi Hoki” (Penerbit Andi, 2005)
www.pengusahamuslim.com
Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah, mendirikan shalat dan menginfakkan sebagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tiada merugi. QS Fathir {35}:29
Ada seorang pengusaha sukses di Indonesia yang memulai karirnya dengan membuka sebuah bisnis makanan dan kini telah merambah seluruh tanah air dengan puluhan outlet dan cabangnya. Dalam tempo اyang tidak terlalu lama, usaha makanan lezat yang ia rintis berkembang dengan begitu menggurita. Masyarakat pun banyak menggandrungi makanan yang disajikan oleh ‘brand’ restoran miliknya.
Suatu saat pernah, beliau menjadi sponsor utama sebuah seminar zakat yang diadakan di kota Medan. Usai menyampaikan materi seminar, para pembicara diajak untuk menikmati santap siang di salah satu restoran milik sang pengusaha.
Ketika santap makan siang berlangsung, salah seorang pembicara menyela dengan sebuah pertanyaan kepada pemilik restoran, “Pak, boleh dong berbagi cerita kiat sukses merintis bisnis kayak begini. Sepertinya bapak gak terlalu lama membangun bisnis ini tapi kok langsung menggurita sampai seluruh tanah air. Apa sih rahasianya?” Sambil tersenyum penuh rasa syukur, pengusaha ini menjawab dengan nada yakin: “Pak Ustadz, sama seperti pengusaha lain, saya merintis ini dengan jatuh-bangun. Namun, sejak saya bertekad untuk menaikan zakat saya hingga 5% dari penghasilan. Subhanallah… Allah berkenan memberikan rezeki yang melimpah kepada saya, keluarga dan semua orang yang terlibat dalam usaha ini.” Ia menambahkan, “Saya amat percaya, semakin banyak kita membantu Allah, Dia pun akan lebih banyak lagi akan memberikan balasannya kepada kita. Dan itu telah kami rasakan kebenarannya!”
Allahu Akbar… Allah Maha Besar… Dia mampu untuk memberikan balasan yang begitu berkah bagi hamba-Nya yang mau berniaga kepada-Nya.
Itu cerita dari pulau Sumatera, tepatnya di kota Medan. Lain lagi kisah seorang pengusaha berkah dari Provinsi Jawa Tengah. Banyak usaha yang ia tangani. Mulai dari percetakan, penerbitan, institusi pendidikan, pelayanan haji & umrah, yayasan-yayasan social, dan banyak lagi. Bagi saya, jumlah usaha & kegiatan yang beliau tangani sulit dihitung dengan jari. Terakhir saya dengar, beliau tengah membangun sebuah hotel syariah di bilangan kota yang cukup strategis dengan biaya miliaran rupiah. Hal yang lebih membuat kagum adalah…, semua usaha yang beliau bangun berjalan dengan lancar dan memberi hasil yang tidak sedikit.
Subhanallah…, dengan keterbatasan waktu yang dimiliki, beliau amat terampil untuk mengelola semua usahanya. Saya penasaran untuk mengetahui rahasia kesuksesan di balik itu semua. Sampai pada akhirnya, salah seorang staffnya bercerita kepada saya bahwa beliau selalu menginfak-an hampir 30% dari penghasilannya di jalan Allah Swt.
Kala krisis moneter, perusahaan percetakan miliknya hampir bangkrut sama seperti usaha yang lain. Sebuah kebijakan yang ia tempuh terdengar aneh saat itu. Para karyawannya yang berjumlah ratusan, tidak ia rumahkan. Bahkan beliau tambahkan gaji mereka. Sehingga membuat karyawan tersebut senang, tidak resah dengan harga bahan pokok yang menggila pada saat itu, dan akhirnya…. mereka pun berdoa untuk kebaikan pemilik usaha. Subhanallah… siapa yang suka memberi, ia pasti akan diberi. Oleh siapa, ya… oleh Sang Maha Pemberi, Al Wahhab!
Continue reading Wirausahawan Sukses
|
|